Pengertian Telematika
Kata telematika
berasal dari istilah dalam bahasa Perancis TELEMATIQUE berasal dari istilah
dalam bahasa Perancis “TELEMATIQUE” yang berarti bertemunya sistem jaringan
komunikasi dengan teknologi informasi. Di dalam bahasa Indonesia dikenal dengan
Telematika. Istilah telematika merujuk pada hakekat cyberspace sebagai suatu
sistem elektronik yang lahir dari perkembangan dan konvergensi telekomunikasi,
media dan informatika.
Istilah telematika
dari segi hukum adalah perkembangan sistem elektronik berbasis digital antara
teknologi informasi dan media yang awalnya masing – masing berkembang secara
terpisah. Para praktisi menyatakan bahwa TELEMATICS adalah singkatan dari
TELECOMMUNICATION and INFORMATICS” sebagai wujud dari perpaduan konsep
Computing and Communication.
Istilah Telematics
juga dikenal sebagai “the new hybrid technology” yang lahir karena perkembangan
teknologi digital. Perkembangan ini memicu perkembangan teknologi
telekomunikasi dan informatika menjadi semakin terpadu atau populer dengan
istilah “konvergensi”. Semula Media masih belum menjadi bagian integral dari
isu konvergensi teknologi informasi dan komunikasi pada saat itu.
Belakangan baru
disadari bahwa penggunaan sistem komputer dan sistem komunikasi ternyata juga
menghadirkan Media Komunikasi baru. Lebih jauh lagi istilah TELEMATIKA kemudian
merujuk pada perkembangan konvergensi antara teknologi TELEKOMUNIKASI, MEDIA
dan INFORMATIKA yang semula masing-masing berkembang secara terpisah.
Konvergensi TELEMATIKA kemudian dipahami sebagai sistem elektronik berbasiskan
teknologi digital atau {the Net}. Dalam perkembangannya istilah Media dalam
TELEMATIKA berkembang menjadi wacana MULTIMEDIA. Hal ini sedikit membingungkan
masyarakat, karena istilah Multimedia semula hanya merujuk pada kemampuan sistem
komputer untuk mengolah informasi dalam berbagai medium. Adalah suatu
ambiguitas jika istilah TELEMATIKA dipahami sebagai akronim Telekomunikasi,
Multimedia dan Informatika. Secara garis besar istilah Teknologi Informasi
(TI), TELEMATIKA, MULTIMEDIA, maupun Information as well as Communication
Technologies (ICT) mungkin tidak jauh berbeda maknanya, namun sebagai definisi
sangat tergantung kepada lingkup dan sudut pandang pengkajiannya.
Telematika adalah
singkatan dari Telekomunikasi dan Informatika. Istilah telematika sering
dipakai untuk beberapa macam bidang, sebagai contoh adalah:
§ Integrasi antara sistem telekomunikasi dan
informatika yang dikenal sebagai Teknologi Komunikasi dan Informatika atau ICT
(Information and Communications Technology). Secara lebih spesifik, ICT
merupakan ilmu yang berkaitan dengan pengiriman, penerimaan dan penyimpanan
informasi dengan menggunakan peralatan telekomunikasi.
§ Secara umum, istilah telematika dipakai
juga untuk teknologi Sistem Navigasi/Penempatan Global atau GPS (Global
Positioning System) sebagai bagian integral dari komputer dan teknologi
komunikasi berpindah (mobile communication technology).
§ Secara lebih spesifik, istilah telematika dipakai
untuk bidang kendaraan dan lalulintas (road vehicles dan vehicle telematics).
Bidang Ilmu yang mendasar dari Telematika
Telekomunikasi adalah teknik pengiriman atau
penyampaian infomasi, dari suatu tempat ke tempat lain. Dalam kaitannya dengan
‘telekomunikasi’ bentuk komunikasi jarak jauh dapat dibedakan atas tiga macam:
Informatika (Inggris: Informatics) merupakan
disiplin ilmu yang mempelajari transformasi fakta berlambang yaitu data maupun
informasi pada mesin berbasis komputasi serta mempelajari struktur, sifat, dan
interaksi dari beberapa sistem yang dipakai untuk mengumpulkan data, memproses
dan menyimpan hasil pemrosesan data, serta menampilkannya dalam bentuk
informasi.
Multimedia dan
Informatika. Secara garis besar istilah Teknologi Informasi (TI), telematika,
multimedia, maupun Information and Communication Technologies (ICT) mungkin
tidak jauh berbeda maknanya, namun sebagai definisi sangat tergantung kepada
lingkup dan sudut pandang pengkajiannya.
Integrasi antara
sistem telekomunikasi dan informatika yang dikenal sebagai Teknologi Komunikasi
dan Informatika atau ICT (Information and Communications Technology). Secara
lebih spesifik, ICT merupakan ilmu yang berkaitan dengan pengiriman, penerimaan
dan penyimpanan informasi dengan menggunakan peralatan telekomunikasi.
§ Bidang Yang Memanfaatkan Telematika
Ada berbagai macam
bentuk dari telematika yang telah berkembang di banyak bidang. Hal ini dapat
menyebabkan terjadinya “tumpang tindih” karena berbagai kegiatan kerja dapat
menggunakan telematika untuk menunjang kinerja dari usaha yang dilakukan.
Berbagai macam bentuk tersebut adalah :
•
E-Government
E-government digunakan
untuk administrasi pemerintahan secara elektronik. Contoh riil dari program
e-government ini adalah adanya badan yang secara khusus mengurus hal – hal
berkaitan dengan telematika yaitu Tim Koordinasi Telematika Indonesi (TKTI).
Tim ini bertugas untuk mengkoordinasikan perencanaan dan mempelopori kegiatan
dalam rangka meningkatkan perkembangan dan pendayagunaan telematika di
Indonesia. Salah satu target dari tim ini adalah pelaksanaan sistem
pemerintahan secara online dalam bentuk situs di internet. Sehingga dengan
adanya situs ini, pemerintah dapat menjalankan fungsinya via internet dan
memberikan pelayanan yang transparan serta mudah diakses oleh masyarakat luas.
•
E-Commerce
Prinsip dasar dari
e-commerce adalah proses jual beli yang dilakukan secara elektronik melalui
internet. Proses jual beli yang dimaksud meliputi pemasangan iklan, melakukan
pemesanan barang, melakukan pembayaran, sampai mengirim dokumen klaim. Karena
e-commerce dapat diakses secara luas di seluruh dunia, maka proses jual beli
pun terasa mudah sebab sudah tidak bergantung pada ruang dan waktu. Siapapun
dapat membeli barang yang dijual di negara manapun dan kapanpun.
•
E-Learning
E-learning merupakan
contoh dari berkembangnya dunia pendidikan dari cara konvensional (tatap muka
di kelas) ke cara yang lebih terbuka melalui internet. Hal ini dapat terjadi
karena adanya teknologi telematika yang dapat menghubungkan pengajar dengan
muridnya. Kegiatan seperti memberikan materi belajar, melakukan ujian, mengirim
tugas, mengecek nilai dapat dilakukan secara elektronik. Perkembangan
e-learning didukung dengan banyaknya web bernuansa pendidikan yang dibangun
sehingga memudahkan pengaksesan pendidikan oleh siapapun yang ingin belajar
tanpa dibatasi oleh umur dan gender. Selain 3 bentuk telematika diatas, masih
banyak lagi bentuk lainnya yang juga berkembang dengan pesat seperti e-research
dan e-medicine. Bentuk telematika yang bukan web dapat dilihat dari penggunaan
GPS, teleconference dan sistem 3G yang banyak dikembangkan pada telepon
selular.
§ Perangkat yang dibutuhkan Dalam Telematika
Interface dalam
telematika meliputi banyak hal,salah satu nya adalah :
Perangkat Keras :
§ Video conference –> Layanan video
conference merupakan layanan komunikasi yang melibatkan video dan audio secara
real time. Salah satu fitur yang terdapat pada interface telematika seperti :
Aplikasi Berbasis Web (berteknologi internet) yang tidak perlu diinstall di
setiap client dan bisa jalan di sistem operasi apapun (Open System) dan juga
bisa secara real time. Teknologi yang digunakan untuk layanan video conference
komersial pada awalnya dikembangkan di atas platform ISDN (Integrated Switch
Digital Network) dengan standar H.320.
§ LCD Proyektor,
§ Printer,
§ Ploter,
§ Scanner,
§ Digitizer.
Perangkat Lunak :
§ Aplikasi Keselamatan dan Keamanan misalnya:
SOS, Kontrol Jarak Jauh, Tracking Otomatis, dll.
§ Aplikasi navigasi : informasi Trafiki, Cuaca,
GPS, dll.
§ Aplikasi komunikasi : Handfree, SMS dan MMS,
Video Call, dll
§ Hiburan : Musik, Video, Game, dll.
§ Aplikasi bidang kesehatan misalnya: Respon
Kecelakaan, Rekam Medis, Manajemen Sumber Daya, konsultasi Jarak jauh, dll.
§ Aplikasi bidang pemerintahan : Layanan
Kependudukan, Catatan Sipil, SIM, dll.
§ Aplikasi Bidang pendidikan : E-Learning,
Informasi Akademik, Pendaftaran Online, dll. Sedangkan,Infrastruktur komunikasi
untuk mendukung teknologi telematika antara lain adalah jaringan seluler (HP),
jaringan Satelit, jaringan Siaran Radio/TV, jaringan Titik Akses dan lainnya.
Keuntungan dan
Kerugian dari Telematika
§ Keuntungan
Telematika :
Manfaat telematika
bagi masyarakat antara lain: dunia pendidikan, asosiasi, para pengamat,
industri itu sendiri,
1.
Manfaat internet dalam e-Business secara nyata dapat menekan biaya transaksi
daam berbisnis dan memberikan kemudahan dalam diversifikasi kebutuhan.
2.
Manfaat internet dalam e-Goverment bisa meningkatkan kinerja pemerintah dalam
menyediakan informasi dan layanan untuk masyarakat.
3.
Dalam bidang kesehatan dan juga pendidikan secara nyata juga telah memberikan
nilah tambah bagi masyarakat luas.
4.
Telematika cukup memberi warna tersendiri dalam perekonomian nasional. Ditandai
dengan mulai maraknya sekelompok anak muda membangun bisnis baru menggunakan
teknologi Internet, maka Indonesia tak ketinggalan dalam booming perdagangan
elektronis / electronic commerce (e-commerce).
5.
Pembangunan sektor Telematika diyakini akan memengaruhi perkembangan
sektor-sektor lainnya. Sebagaimana diyakini oleh organisasi telekomunikasi
dunia, ITU, yang konsisten menyatakan bahwa dengan asumsi semua persyaratan
terpenuhi, penambahan investasi di sektor telekomunikasi sebesar 1% akan
mendorong pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 3%. Hipotesis ini telah terbukti
kebenarannya di Jepang, Korea, Kanada, Australia, negara-negara Eropa,
Skandinavia, dan lainnya.
6.
Sebagai core bisnis industry, perdagangan, efisensi dan peningkatan daya saing
perusahaan
Kerugian
Telematika
1.
Tindakan kejahatan yang dilakukan dengan menggunakan media internet. Contohnya,
tindakan yang disebut carding, adalah cyber crime dengan cara mencuri data
kartu kredit dari nasabah suatu bank, sehingga si pelaku carding (carder) dapat
menggunakan data tersebut untuk keuntungan pribadi.
2.
Penyebaran virus atau malicious ware fraud atau penipuan yang menggunakan
electronic mail sebagai alat penyebaran informasi bagi si penipu.
3.
Kejahatan Telematika sebagai Kejahatan Transnasional, Contoh kejahatan
transnasional ini adalah human trafficking, penyelundupan orang, narkotika,
atau teroris internasional.
4.
Kejahatan telematika merugikan individu,missal Lima orang hacker (penyusup)
yang berada di Moskow telah mencuri sekitar 5400 data kartu kredit milik orang
Rusia dan orang asing yang didapat dengan menyusup pada sistem komputer
beberapa internet retailer.
5.
Kejahatan telematika merugikan perusahaan atau organisasi, Pada tahun 1995,
Julio Cesar Ardita, seorang mahasiswa dari Argentina berhasil menyusup dan
mengganti (cracking) data sistem yang ada di Fakultas Arts and Science
Universitas Harvard.
6.
Kejahatan telematika merugikan Negara, misalnya: Serangan yang paling merugikan
adalah pengrusakan yang dilakukan olehhacker asing pada situs Kementrian
keuangan Romania pada tahun 1999, sehingga merugikan pemerintah Romania
milyaran dollar. Serangan ini dilakukan dengan mengganti besaran kurs mata uang
Romania sehingga banyak pembayar pajak online yang terkecoh dengan data yang
telah diganti tersebut.5 Hanya sayangnya, kejahatan ini tidak berlanjut ke
pengadilan karena tidak adanya hukum yang mengatur kejahatan telematika yang
bersifat transnasional.
Manajemen Data
1. Berdasarkan sisi client
Manajemen data dilihat dasri sisi client
adalah kemampuan komputer untuk meminta layanan requestdata kepada
komputer lain. Manajemen data ini dapat diaplikasikan pada aplikasi mainframe
yang sangat besar untuk membagi beban proses loading antara client dan server.
Dalam perkembangannya, client server dikembangkan oleh dominasi
perusahaan-perusahaan software yaitu Baan, Informix, Microsoft, dll. Istilah
tier dalam server adalah untuk menjelaskan pembagian sebuah aplikasi yang
melalui client dan server. Pembagian proses kerja adalah bagian uatama dari
konsep client / server saat ini.
Kelebihan sistem client server
·
Mengurangi tanggung
jawab dan biaya overhead
·
Kontrol biaya
operasional dan pengembangan yang lebih muda
·
Waktu respon yang
lebih baik dalam pemrosesan.
·
Akses data yang lebih
besar bagi perusahaan. Sistem Client server mengamankan transaksi data dan
menyimpannya pada server untuk kemudian dapat di sharing, dimanipulasi,
dianalisa secara lokal.
·
Memungkinkan
pendistribusian proses dari tersentralisasi menjadi desktop computing
·
Menawarkan kooperatif
prosesing antara individu dan group antar departemen, geografis dan zona waktu.
·
Rewriting software
pada sistem client server memberikan keuntungan untuk mendapatkan sistem yang
terintegrasi dan memberikan efisiensi.
·
Menawarkan friendlu
interface pada end user khususnya pada knowledge worker dan customer.
·
Keterlibatan yang
lebih untuk end user pada implementasi IT.
·
Arsitektur terbuka dan
sistem terbuka memberikan fleksibilitas dalam memilih konfigurasi hardware yang
berbeda, network, dan DBMS dari berbagai vendor.
Kekurangan :
1. Traffic congestion on the network, jika banyak
client mengakses ke server secara simultan, maka server akan overload.
2. Berbeda dengan P2P network, dimana
bandwidthnya meningkat jika banyak client merequest. Karena bandwidth berasal
dari semua komputer yang terkoneksi kepadanya.
3. Pada client-server, ada kemungkinan server
fail.
4. Pada P2P networks, resources biasanya
didistribusikan ke beberapa node sehingga masih ada node yang dapat meresponse
request.
Karakteristik Client
1. Client dan Server merupakan item proses
(logika) terpisah yang bekerja sama pada suatu jaringan komputer untuk
mengerjakan suatu tugas.
2. Service : Menyediakan layanan
terpisah yang berbeda.
3. Shared resource : Server dapat melayani
beberapa client pada saat yang sama dan mengatur pengaksesan resource.
4. Asymmetrical Protocol : antara client dan
server merupakan hubungan one-to-many. Client memulai komunikasi dengan
mengirim request ke server. Server menunggu permintaan dari client. Kondisi
tersebut juga memungkinkan komunikasi callback.
2. Berdasarkan sisiperangkat bergerak
Pesatnya perkembangan bagi komunikasi bergerak
mendorong para operator layanan berlomba untuk memperkaya macam layanannya guna
menambah pemasukan bagi perusahaanya. Komunikasi data bergerak, misalnya untuk
akses internet. Pengenalan WAP (Wireless Application Protocol) telah
menunjukkan potensi sebagai layanan internet nirkabel/ WAP merupakan protocol
global terbuka yang memungkinkan para pengguna mengakses layanan-layanan
on-line dari layar kecil pada telepon genggam dengan menggunakan built-in
browser. WAP bekerja pada berbagai teknologi jaringan bergerak, yang
memungkinkan pasar missal bagi penciptaan layanan data bergerak.
Contoh dari layanan bergerak adalah GPRS. GPRS merupakan system transmisi berbasis paket untuk GSM yang menggunakan prinsip ‘tunnelling’. GPRS tidak menawarkan laju data tinggi yang memadai untuk multimedia nayata, tetapi GPRS merupakan kunci untuk menghilangkan beberapa batas pokok bagi layanan-layanan data bergerak.
Contoh dari layanan bergerak adalah GPRS. GPRS merupakan system transmisi berbasis paket untuk GSM yang menggunakan prinsip ‘tunnelling’. GPRS tidak menawarkan laju data tinggi yang memadai untuk multimedia nayata, tetapi GPRS merupakan kunci untuk menghilangkan beberapa batas pokok bagi layanan-layanan data bergerak.
3. Berdasarkan sisi Server
Database server adalah program komputer yang
menyediakan layanan data lainnya ke komputer atau program komputer, seperti
yang ditetapkan oleh model klien-server. Istilah ini juga merujuk kepada sebuah
komputer yang didedikasikan untuk menjalankan program server database. Database
sistem manajemen database yang sering menyediakan fungsi server, dan beberapa
DBMSs (misalnya, MySQL) secara eksklusif bergantung pada model klien-server
untuk akses data.
Dalam model Master-Slave, Database master adalah server pusat dan lokasi utama data sementara Database slave master akan disinkronkan backup dari master yang bertindak sebagai proxy
Dalam model Master-Slave, Database master adalah server pusat dan lokasi utama data sementara Database slave master akan disinkronkan backup dari master yang bertindak sebagai proxy
Open Service Gateway Initiative (OSGi)
Open Service Gateway Initiative (OSGi) adalah sebuah system dan
aplikasi interoperability berbasis komponen platform yang terintegrasi. OSGi
merupakan system modul dinamik untuk Java. Teknologi OSGi adalah Universal
Middleware. Teknologi OSGi menyediakan sebuah service-oriented, lingkungan yang
berbasis komponen untuk pengembang dan menawarkan jalan standard untuk mengatur
siklus hidup software. Kemampuan ini dapat menambah nilai jangkauan dari
computer dan peralatan yang menggunakan platform Java dengan sangat hebat.
Teknologi OSGi mengadopsi keuntungan dari menambah time-to-market dan
mengurangi biaya pengembangan karena teknologi OSGi menyediakan subsistem
komponen yang terintegrasi dari pre-build dan pre-tested. Teknologi ini juga
mengurangi biaya perawatan dan memberikan kesempatan aftermarket yang baru dan
unik karena jaringan dapat digunakan untuk update secara dinamik dan
mengirimkan service dan aplikasi di lapangan.
a)
OSGI ARSITEKTUR
OSGi adalah sebuah set spesifikasi yang mendefinisikan sebuah komponen system dinamik untuk Java. Spesifikasi ini memungkinkan sebuah model pengembangan dimana aplikasi (secara dinamik) terdiri dari berbagai komponen yang berbeda. Spesifikasi OSGi memungkinkan komponen-komponennya untuk menyembunyikan implementasinya dari komponen lainnya ketika berkomunikasi melalui services dimana biasanya ketika hal ini berlangsung implementasi antar komponen dapat terlihat jelas. Model yang simple ini telah jauh mencapai efek dari segala aspek dari proses pengembangan software.
Lapisan OSGi
Model lapisan dari OSGi adalah sebagai berikut :
OSGI ARSITEKTUR
OSGi adalah sebuah set spesifikasi yang mendefinisikan sebuah komponen system dinamik untuk Java. Spesifikasi ini memungkinkan sebuah model pengembangan dimana aplikasi (secara dinamik) terdiri dari berbagai komponen yang berbeda. Spesifikasi OSGi memungkinkan komponen-komponennya untuk menyembunyikan implementasinya dari komponen lainnya ketika berkomunikasi melalui services dimana biasanya ketika hal ini berlangsung implementasi antar komponen dapat terlihat jelas. Model yang simple ini telah jauh mencapai efek dari segala aspek dari proses pengembangan software.
Lapisan OSGi
Model lapisan dari OSGi adalah sebagai berikut :
Definisi :
a.Bundles : bundles adalah komponen OSGi yang dibuat oleh pengembang/developer.
b.Services : lapisan service menghubungkan bundles dalam sebuah jalan dinamik dengan menawarkan model publish-find-bind untuk objek Java yang lama.
c.Life Cycle : API untuk menginstall, memulai, menghentikan, update dan menguninstall bundles.
d.Modules : lapisan yang menjelaskan bagaimana bundles dapat mengimport dan mengexport kode.
e.Security : Lapisan yang memegang aspek keamanan.
f.Execution Environment : menjelaskan class dan method apa yang ada di platform.
KEUNTUNGAN TEKNOLOGI OSGi
Menjelaskan teknologi OSGi kepada yang belum familiar dengan teknologi ini sangatlah sulit. Ada begitu banyak artikel yang menjelaskan teknologi OSGi tetapi hal itu masih belum bisa dimengerti oleh user yang benar-benar awam karena teknologi OSGi menyediakan solusi untuk permasalahan yang banyak orang menganggap bahwa maslah itu merupakan aspek instrinsik dari Java.
Permasalahan ini sebenarnya bukan masalah instrinsik dari Java dan teknologi OSGi dapat mengatasi itu semua. Alasan utama mengapa teknologi OSGi dapat sukses karena teknologi ini menyediakan komponen system yang benar-benar matang yang dapat bekerja di lingkungan yang sangat banyak jumlahnya. Komponen system yang biasa digunakan untuk membangun aplikasi yang tingkat kekompleksannya sangat tinggi seperti IDEs (Eclipse), aplikasi server (GlassFish, IBM Websphere, Oracle/BEA Weblogic, Jonas, JBoss), aplikasi framework (Spring, Guice), otomatisasi industry, telepon dan banyak lainnya.
Keuntungan dari teknologi OSGi antara lain adalah sebagai berikut :
1.Mengurangi kompleksitas : mengembangkan dengan OSGi berarti menembangkan bundles : salah satu komponen OSGi. Bundles adalah modul. Bundles menyembunyikan aspek internalnya dari bundles lainnya. Hal ini berarti ada banyak kebebasan untuk menggantinya di kemudian hari.
2.Dapat digunakan kembali : model komponen OSGi sangat mudah digunakan dan dapat digunakan dengan aplikasi pihak ketiga.
3.RealWorld : OSGi framework dinamik. Hal ini berarti OSGi dapat diupdate secara online.
4.Mudah Penyebarannya : teknologi OSGi bukanlah sebuah teknologi standard. OSGi dapat dimanage sedemikian rupa serta dapat diatur cara penginstalannya.
5.Update yang dinamik : OSGi komponen bisa diupdate secara dinamik.
6.Adaptif : model komponen OSGi didesain sedemikian rupa hingga diperbolehkan untuk mengkombinasi dan mencocokan antar komponen.
7.Transparan
8.Banyak versinya
9.Simple : OSGi API sangat simple. API OSGi hanya terdiri dari satu paket dan berjumlah kurang dari 30 kelas.
10.Ukurannya kecil
11.Kinerjanya cepat
12.Malas : Malas dalam software itu berarti bagus. Teknologi OSGi mempunyai banyak mekanisme hanya ketika dibutuhkan saja.
13.Aman
14.Sederhana
15.Tidak Mengganggu Kinerja Aplikasi Lainnya
16.Berjalan dimana saja
17.Digunakan secara luas
18.Didukung Oleh Berbagai Perusahaan : OSGi juga didukung oleh berbagai perusahaan seperti Oracle, IBM, Samsung, Nokia, IONA, Motorola, NTT, Siemens, Hitachi, Deutsche Telekom, Redhat, Ericsson, dan masih banyak lagi.
Jika sedang mengembangkan Java maka teknologi OSGi merupakan langkah lanjut yang harus ditempuh karena teknologi OSGi dapat memecahkan masalah yang mungkin tidak akan terbayangkan sebelumnya. Keuntungan menggunakan teknologi OSGi yang begitu berguna jika kita menggunakan Java, maka sudah seharusnya teknologi OSGi masuk berada dalam kotak peralatan kita.
OSGi Specifications
OSGi Service Platform Release 4
OSGi Service Platform Release 4 was first released in October 2005. Version 4.1 was released in May 2007. Version 4.2 was released in September 2009.
-Errata
-API Javadoc
-XML Schemas
Kolaborasi
Antarmuka Otomotif Multimedia
Automotive Multimedia Interface
Colaboration (AMI-C)
Automotive Multimedia Interface Collaboration atau yang lebih dikenal dengan singkatan AMI-C, adalah suatu
bentuk pengembangan dan stadarisasi yang umum multimedia dan telematika
otomotif untuk kendaraan antarmuka jaringan komunikasi. The Automotive
Multimedia Interface Kolaborasi (AMIC) didirikan pada Oktober 1998 dengan
tujuan untuk mengembangkan serangkaian spesifikasi umum untuk multimedia
interface ke sistem elektronik kendaraan bermotor untuk mengakomodasi berbagai
berbasis komputer perangkat elektronik di dalam kendaraan. Inisiatif ini – yang
pendiri Daimler-Chrysler, Ford, General Motors, Renault dan Toyota – sekarang
kelompok semua auto utama pembuat, dan dengan demikian menyediakan kesempatan
strategis baru untuk mencapai suatu set umum industri mobil. Untuk
berbagai alasan, kendaraan telah tertinggal di belakang rumah dan perangkat
komputasi mobile ketika datang ke alat produktivitas dan multimedia. Keamanan,
kehandalan, biaya, dan desain waktu memiliki semua faktor dalam produsen mobil
‘menunda penerimaan teknologi baru.
Automotive Multimedia Interface Collaboration (AMI-C) menyatakan
bahwa akan menggandeng teknologi Open Service Gateway Initiative (OSGi) sebagai
framework untuk platform sofware yang dibangun untuk informasi mobile dan
sistem entertainment. Dalam kombinasinya, AMI-C dan framework OSGi akan
menyediakan satu platform software yang umum dan pasar yang terbuka untuk
penyedia aplikasi atomotif berbasis wireless. Untuk pengguna, platform umum
tersebut akan menyediakan pilihan software aplikasi yang luas. Automotive
Multimedia Interface Collaboration (AMI-C) sudah memiliki anggota : Fiat, Ford,
General Motors, Honda, Mitsubishi, Nissan, PSA Peugeot-Citroen, Renault. AMI-C
mengembangkan dan men-standarisasi antarmuka multimedia dan telematika otomotif
yang umum untuk jaringan komunikasi kendaraan.
A. Arsitektur AMI-C
The Otomotif Multimedia Interface Kolaborasi(AMI-C) mengumumkan di
seluruh dunia cipta penugasan dari 1394 spesifikasi teknis otomotif ke Trade
Association 1394 AMI-C berikut dokumen sekarang milik 1394TA:
· AMI-C 3023 Power Management Specification
· AMI-C 3013 Power Management Architecture
· AMI-C 2002 1.0.2 Common Message Set Power
Management
· AMI-C 3034 Power Management Test Documents
· AMI-C 4001 Revision Physical Specification.
B. Fungsional AMI-C
Tujuan
Utama AMIC:
1. Menyediakan interface standar untuk
memungkinkan pengendara mobil untuk menggunakan berbagai media, komputer dan
perangkat komunikasi – dari sistem navigasi dan hands-free telepon selular,
melalui manusia maju / mesin sistem antarmuka, termasuk pengenalan suara dan
sintesis, untuk dipersembahkan komunikasi jarak dekat ( DSRC) sistem untuk
kendaraan untuk infrastruktur komunikasi dan sistem mobil seperti airbag, pintu
kunci dan diagnostik input / output.
2. Meningkatkan pilihan dan mengurangi keusangan
sistem elektronik kendaraan.
3. Memotong biaya keseluruhan informasi kendaraan
dan peralatan hiburan dengan meningkatkan ukuran pasar yang efektif dan
memperpendek waktu pengembangan – industri otomotif efektif terdiri dari banyak
pasar yang kecil karena setiap platform kendaraan sering mengandung berbagai
adat-mengembangkan komponen dan platform yang khas hanya sekitar 50.000 unit.
4. Menawarkan standar terbuka dan spesifikasi
untuk informasi interface dalam kendaraan dan antara kendaraan dan dunia luar.
C. Struktural AMI-C
Automotive Multimedia Interface Kolaborasi (AMIC) mengatakan akan
menjadi tuan rumah tiga update internasional briefing untuk menjadi pemasok
otomotif, komputer dan teknologi tinggi industri elektronik. Briefing akan
diadakan 23 Februari di Frankfurt, Jerman; Februari 29 di Tokyo; dan Maret 9 di
Detroit.
“AMIC telah membuat suatu kemajuan yang signifikan dalam satu
tahun terakhir ini dalam menyelesaikan struktur organisasi dan mencapai
kesepakatan mengenai persyaratan yang diperlukan untuk hardware dan software
baik di masa depan mobil dan truk,” Jurubicara AMIC Dave Acton berkata, “Dan
sekarang sudah saatnya bagi kita untuk bertemu dengan pemasok dan mereka yang
tertarik untuk menjadi pemasok untuk memastikan kami pindah ke tahap berikutnya
pembangunan kita bersama-sama. “
Acton menekankan bahwa AMIC terbuka untuk semua pemasok yang tertarik bisnis elektronik. AMIC dibentuk pada bulan September l998 dan saat ini dipimpin oleh 12 produsen otomotif dan anak perusahaan yang meliputi: BMW, DaimlerChrysler, Ford, Fiat, General Motors, Honda, Mitsubishi, Nissan, PSA / Peugeot-Citroen, Renault, Toyota, dan VW. Seorang juru bicara mengatakan kelompok AMIC berencana untuk mendirikan sebuah kantor di San Francisco di masa depan.
Sumber :
http://desantagputra.blogspot.co.id/2015/12/kolaborasi-antarmuka-otomotif-multimedia.html
https://amahabas.wordpress.com/diary/pengantar-telematika/tugas-1-pengantar-telematika/
http://mamuteritorial.blogspot.co.id/2014/01/manajemen-data-dilihat-dari-sisi-client.html
https://bluewarrior.wordpress.com/2009/12/01/open-services-gateway-initiative-osgi/






0 komentar:
Posting Komentar